Kamis, 11 September 2008

Aku dan UNO

Tau UNO ga?
UNO itu sebenarnya nama permainan kartu. yang ku tau itu. Tapi aku ga akan cerita gimana permainannya, atau gimana cara mainnya.
Yang pengen kuceritain adalah tentang kelas ku tercinta. Awalnya aku ga suka dengan kelas ini. Eit, bagi anak UNO yang baca, tenang dulu. Itu kan baru awalnya. Tapi lama2 jadi tambah enjoy. Anak2nya aneh2, itu kata hatif, temen ku di UNO. Seperti yang pernah di bilang dini, UNO itu bisa dibilang individualis, tapi kompak, kompak dalam hal ngatain seseorang atau sesuatu. Kompak dalam kemampuan otak, mungkin aku aja yang jadi tenggelem masuk UNO. Anak2nya brilian semua, baik benar2 dalam hal akademik, olahraga, maupun mengomentari sesuatu. Pokoknya klop banget deh.
Di UNO juga aku jadi tambah mengenal diriku sendiri. Jadi banyak belajar. Dapet banyak banget pengalaman dari cerita temen2, dari masalah2 yang kuhadapi. Aku juga belajar memahami diriku sendiri, berani jujur pada diri sendiri. Itu semua kudapet dari diskusiku dengan temen2, sahabat2 di UNO. Kita, khususnya aku dan sahabat2ku banyak diskusi tentang diri pribadi, tentang temen2 di kelas, tentang ujian, tentang guru, bahkan tentang rencana di masa depan. Aku merasa jadi tambah dewasa, dengan dihadapkan pada masalah yang kudapet selama di UNO. Mulai dari masalahku pribadi, masalahku dengan temen2, dengan TO2 yang kayaknya ga ada abisnya. Bahkan dengan guru yang banyak "menekan".
Terima Kasih Ya Allah, Kau masukkan aku ke 9_1, ke kelas unggulan yang isinya anak berotak cemerlang semua. Kau memang paling tau apa yang sangat kubutuhkan dan apa yang sangat bermanfaat bagiku.

Tidak ada komentar: